Kamis, 20 Februari 2020

Pengguna Data Di Bisnis Seberapa Penting


Indonesia ialah salah satu negara yang mempunyai jumlah pengguna internet terbesar. Bahkan sebagian besar masyarakat Indonesia ialah pengguna aktif media sosial. 

Bukan cuma media umum saja, bahkan ketika belanja di e-commerce, mendengarkan musik lewat aplikasi favorit, lokasi yang paling sering dikunjungi, sampai barang apa yang sedang seseorang cari, semua sanggup diketahui dari penggunaan internet mereka. 

Informasi inilah yang sanggup dimanfaatkan para pebisnis untuk mendorong bisnis mereka bertumbuh dengan pesat. Nah, tanpa disadari sesungguhnya banyak data para pengguna akun tersimpan di dalam situs maupun aplikasi tersebut. 

Menurut perusahaan konsultan Boston Consulting Group (BCG), tingkat pertumbuhan suatu bisnis sanggup dikategorikan menjadi empat tipe, yaitu gres lahir, muncul, terhubung, dan multi-momen. Berdasarkan survei terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia, Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan India ternyata belum ada perusahaan yang berhasil mencapai status multi-momen. 

Sebanyak 10 persen perusahaan gres lahir, 42 persen sedang muncul, sedangkan 48 persen sudah terhubung. Lalu bagaimana supaya bisnis sanggup berkembang maksimal? 

Marketing Technology Company BIG In Digital mengutarakan bahwa kuncinya ada di administrasi data yang baik dan tepat. Manajemen data yang bijak sanggup memperlihatkan dampak positif bagi performa bisnis Anda. 

Dengan metode data-driven, bisnis Anda sanggup mengalami rata-rata peningkatan pendapatan sampai 11 persen dan efisiensi biaya sampai 17 persen. Hal ini tentunya memperlihatkan efek yang besar untuk terus memperluas kinerja bisnis. 

Berikut ini ialah kiat jitu dari 'BIG In Digital' bagi para pebisnis yang ingin mulai memanfaatkan data. Bagi Anda yang gres saja menjalankan bisnis, mulailah dengan membangun fondasi yang kuat. 
Sebaiknya Anda mulai mengumpulkan dan menganalisa data yang ada di pasar supaya sanggup mendapatkan market insight yang benar. Dalam proses ini data perlu disaring dan dikelola supaya data yang terkumpul benar-benar berkualitas dan relevan dengan sasaran market Anda. 

Berdasarkan pengalaman di bidang data teknologi, CTO perusahaan BIG In Digital Aditya Wirayudha menyampaikan bahwa banyak pilihan teknologi di pasaran dan tak harus mahal. "Digital transformasi perlu waktu dan konsistensi menyerupai lari marathon, bukan sekadar sprint," kata Aditya.
Nah bagi perusahaan yang mulai muncul, membangun koneksi dengan konsumen menjadi hal yang penting dilakukan. Langkah awal, dimulai dengan memilih KPI, kemudian menggabungkannya dengan data online. 

Penggunaan analisis web dan teknologi iklan sanggup membantu Anda memilih iklan yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, sehingga mereka lebih tertarik dan merasa lebih terhubung dengan Anda. 

Sementaa bagi Anda yang telah mencapai status terhubung, ini saatnya menciptakan setiap momen berarti. Mulailah membangun budaya fail-fast di dalam tim Anda.
Sistem ini berfungsi untuk mendeteksi adanya kemungkinan duduk perkara ataupun kegagalan dalam proses bisnis. Kaprikornus sebelum duduk perkara semakin besar, Anda sudah punya solusinya sehingga kerugian tidak bertambah besar. 

Seberapa pun besarnya perusahaan Anda, baik itu startup maupun perusahaan yang sudah lama, administrasi data menjadi hal penting yang harus dilakukan supaya bisnis sanggup terus berkembang. 
Dengan demikian bisnis Anda sanggup dijalankan dengan metode data-driven dan terhubung dengan konsumen di setiap kesempatan sehingga mereka akan loyal terhadap Anda.

Bisnis Anda pun sanggup mencapai status multi-momen yang diidamkan. Berdasarkan survei Forbes pada 2017 sebanyak 53 persen perusahaan sudah memanfaatkan data dalam bisnis. Jadi, kapan Anda mau ikut mulai juga?


0 komentar:

Posting Komentar