Sabtu, 15 Februari 2020

Bagaimana Mengatasi Kebangrutan Usaha? Simak Biar Perjuangan Kau Normal



Mengapa Bisnis Bisa Bangkrut?

Berikut faktor-faktor yang bisa mengakibatkan bisnis mengalami kebangkrutan:
·         Kurangnya kapitalisasi dana.
Kurangnya dana sanggup mengakibatkan bisnis gulung tikar. Beroperasi di luar kemampuan bukanlah cara menjalankan bisnis dengan benar. Operasi bisnis sanggup terhenti tanpa dana yang memadai.

·         Kurangnya inovasi.
Pengusaha diharapkan untuk membuat produk atau layanan yang membantu membuat hidup konsumen lebih mudah. Di saat-saat ketika segala sesuatu berjalan dinamis, bisnis yang gagal mengikuti tren dan undangan pasar yang berubah-ubah bisa mengakibatkan kebangkrutan.

·         Menempatkan kepercayaan pada orang yang salah.
Mempekerjakan orang yang sempurna untuk bisnis Anda sanggup membuat kemajuan yang signifikan. Tentunya, karyawan Anda sanggup membantu membuat bisnis berkembang. Jadi, pekerjakan orang yang sanggup menambah nilai bagi perusahaan. Jika Anda menaruh kepercayaan pada orang yang salah, mereka hanya akan menyeret bisnis Anda kepada kebangkrutan.

·         Pengelolaan dana yang salah.
Beberapa bisnis menghabiskan lebih banyak pengeluaran daripada yang mereka hasilkan. Pengeluaran yang tidak direncanakan dan salah urus dana sanggup mengakibatkan bisnis Anda tenggelam.

·         Terlalu banyak berutang.
Meminjam dana dari kreditur menyerupai bank dan forum pemberi pinjaman ialah hal biasa. Namun, meminjam terlalu banyak dana dan lupa menilai apakah Anda sanggup membayar kembali atau tidak ialah kesalahan besar. Anda mungkin memakai pinjaman bisnis Anda untuk mendanai aktivitas operasional bisnis Anda. Tetapi, tanpa proyeksi penjualan yang tepat, Anda mungkin tidak sanggup membayar utang sempurna waktu.
Kesalahan-kesalahan ini tentunya bisa Anda hindari. Dengan perencanaan yang cermat serta penerapan prinsip-prinsip bisnis yang ketat akan mengurangi risiko kegagalan atau kebangkrutan bisnis.

Cara Menghindari Kebangkrutan Bisnis

Mengajukan kebangkrutan merupakan hal terburuk di dunia bisnis. Apakah Anda pemilik bisnis kecil atau CEO dari sebuah perusahaan besar, Anda tidak akan pernah merasa kondusif dari yang namanya kebangkrutan. Anda hanya sanggup menghindari dan mencegahnya terjadi pada perusahaan Anda. Berikut beberapa tips bermanfaat untuk menghindari kebangkrutan:
·         Dapatkan derma dari orang yang berkompeten (Pakar Bisnis, dan lainnya).
Tidak cukup mempekerjakan seseorang untuk membantu Anda mengelola bisnis Anda. Pekerjakan orang yang benar-benar berkompeten dan sanggup membuat bisnis Anda berkembang. Orang yang sempurna sanggup meminimalisir risiko kebangkrutan bisnis serta meningkatkan  kinerja operasi bisnis.
·         Tinjau dan Kendalikan pengeluaran Anda.
Pengeluaran yang dirasa tidak penting dan efektif harus dikurangi. Karena jenis pengeluaran ini ialah jenis pengeluaran yang tidak akan menambah nilai bagi perusahaan Anda. Contohnya menyerupai biaya berlangganan akun streaming musik dan keanggotaan gym sebenarnya tidak diharapkan untuk aktivitas operasional bisnis Anda dan harus dihentikan. Tinjau keuangan Anda dan kurangi pengeluaran yang tidak perlu untuk operasi harian bisnis Anda.

·         Jual aset yang tidak lagi Anda butuhkan.
Apakah Anda mempunyai aset atau peralatan yang tidak dipakai dalam kurang lebih lima tahun? Jual semuanya. Gunakan hasil penjualan aset tersebut untuk membayar utang Anda. Anda bisa “membersihkan” aset yang tidak dipakai dan Anda bisa menggantinya dengan aset yang lebih bermanfaat bagi aktivitas operasional bisnis.

·         Prioritaskan pembayaran utang.
Selalu prioritaskan membayar utang Anda. Selalu sisihkan dana untuk pembayaran kepada kreditur. Dunia bisnis ialah perihal kepercayaan. Kreditur meminjamkan uang untuk aktivitas bisnis Anda alasannya mereka percaya Anda akan membayarnya kembali. Namun, Anda akan merusak kepercayaan mereka kalau Anda gagal membayarnya kembali.

·         Restrukturisasi utang.
Carilah saran dari beberapa profesional di dunia bisnis ketika Anda hendak merestrukturisasi utang. Restrukturisasi utang ialah suatu proses di mana ketentuan utang diubah untuk memperlihatkan fasilitas kepada debitur dalam membayar kembali utangnya. Anda sanggup meminta untuk memperpanjang periode pembayaran atau merestrukturisasi jumlah pokok utang. Dan tentunya ini akan tergantung pada persetujuan kreditur. Setelah Anda menyetujui persyaratan-persyaratan yang sudah disepakati, diharapkan Anda karenanya sanggup membayar utang dengan lancar.

·         Konsisten dengan planning bisnis Anda.
Ingat planning bisnis yang Anda buat pada awal ingin membuka bisnis? Perhatikan baik-baik planning bisnis yang anda buat. Karena hal tersebut yang mengamankan dana awal Anda dan merupakan dokumen yang menjabarkan visi dan tujuan bisnis. Jika Anda belum atau lupa dalam meninjaunya, maka tidak ada kata terlambat! Selalu pertahankan planning bisnis yang – sebisa mungkin – selalu diperbarui dan sepenuhnya berkomitmen untuk pencapaiannya.Rencana bisnis sangat penting untuk tata kelola dan keberhasilan bisnis. Umumnya, planning bisnis yang sempurna meliputi planning penjualan dan pemasaran, planning operasi, anggaran biaya modal, dan proyeksi arus kas. Jika kondisi bisnis Anda berubah (Laba yang bisnis Anda hasilkan menurun, misalnya), maka Anda harus selalu memastikan planning bisnis Anda mencerminkan kondisi bisnis Anda dikala ini. Ini akan memungkinkan Anda melaksanakan proyeksi keuangan yang sempurna dan memitigasi utang dan kebangkrutan sebaik mungkin.

·         Apapun problem yang bisnis Anda alami, hadapi itu! 
Ketika problem muncul dalam bisnis Anda, menutup mata dan berharap problem tersebut entah bagaimana akan hilang dengan sendirinya tampak menyerupai pilihan yang mudah. Tetapi kenyataannya ialah bahwa mengabaikan problem sangat jarang menghasilkan hasil yang baik. Sebaliknya, itu cenderung membuat segalanya menjadi lebih buruk. Jika jalan di depan tiba-tiba tampak berbatu dan tidak mulus, tetap hadapi dan atasi masalahnya! Coba bersikap terbuka dan jujur ​​dengan tim Anda. Diskusikan dan buat planning untuk mencari solusi atas permasalahn bisnis Anda. Apakah itu dengan meningkatkan arus kas Anda, menyesuaikan ekspektasi keuntungan Anda, atau yang lainnya. Jika segala sesuatunya terlihat sangat buruk, sekali lagi pertimbangkan untuk berbicara dengan pakar bisnis yang sanggup memberi tahu Anda perihal tindakan terbaik yang harus diambil. Ingat, Anda tidak bisa menjalankan bisnis dan memecahkan aneka macam problem yang tiba seorang diri.

0 komentar:

Posting Komentar