Minggu, 15 September 2019

Pemicu Anak Senang Menantang Orang Tua serta Panduan Menanganinya

Sikap anak yang mendadak beralih tentunya memusingkan ya, Bun. Berikut yang dirasa seseorang ibu, sebutlah saja namanya Vandana. Dia seseorang ibu kerja serta entahlah mengapa anak laki-lakinya jadi tidak mau mendengarkannya, bahkan juga senang menantang.



Karena sangat pusingnya, Vandana putuskan ikuti konseling orangtua. Pada akhirnya Vandana terbuka lebar matanya. Vandana mengerti putranya senang menantang untuk cari perhatian. Sampai kini Vandana begitu repot dengan kerjaannya hingga hampir tidak sudah pernah habiskan waktu bersama dengan putranya itu.

Vandana selanjutnya berupaya melakukan perbaikan serta mulai memerhatikan keperluan si kecil. Sekarang, putranya yang berumur 10 tahun sama dengan beberapa anak yang lain yang penyayang. Bahkan juga anaknya kadang-kadang membikinkan masakan Vendana lho. Wah so sweet sekali ya.

Vandana sebetulnya tidak sendirian. Ada banyak orangtua yang hadapi kondisi sama dengan beberapa anak mereka. Kata beberapa pakar, tingkah laku serta kepribadian anak dibuat oleh pengalaman waktu kecil mereka, Bun.

Jika permasalahan anak tidak kita benahi semenjak kecil, sifat-sifat yang kurang bagus dapat jadi kuat serta membuat permasalahan psikologis di masa datang. Direktur Spesial Biro Anti-Korupsi India, Hasmukh Patel prihatin dengan bertambahnya masalah perselisihan orangtua serta anak.

Hasmukh selanjutnya mengeluarkan program 'Pengasuhan untuk Perdamaian' di tahun 2017, dengan memberi konseling gratis pada orangtua. Hingga, mereka bisa membuat lingkungan yang penuh cinta serta kasih sayang.

Hasmukh Patel di dukung Dr. Nishchal Bhatt, dokter spesialis anak serta Presiden Akademi Pediatri, Gujarat, selanjutnya Bharat Shah tetap pendiri sekaligus juga pengawas Aadarsh Amdavad, satu LSM yang kerja untuk tingkatkan kualitas hidup masyarakat.

Nishchal menjelaskan, waktu kecil adalah frame jiwa dalam kehidupan orang dewasa, Bun. Dia memberikan contoh, Hitler sewaktu kecilnya mendapatkan perlakuan tidak baik dari ayahnya. Sedang ibunda Mahatma Gandhi mengajari berpuasa jadi pedoman hidup yang penting.

Ayah Gandhi tidak akan geram jika anaknya akui mengambil. Bahkan juga air matanya mengalir.

"Kita tahu yang Hitler serta Gandhi kerjakan di masa datang. Yang satu memerintah pembunuhan juta-an orang. Sesaat yang lain pimpin satu bangsa ke arah kemerdekaan memakai puasa serta non-kekerasan jadi alat," kata Nishchal seperti dikutip India Times.

Meenakshi Kirante, Pendiri Direktur 'Maanas - The Inside Story', yang kerja untuk kesejahteraan anak menjelaskan beberapa anak itu semestinya di ajarkan mengenai kecakapan hidup serta kesadaran diri dan psikologi baik di dalam rumah serta di sekolah. Cara tersebut akan menolong mereka mengurus perasaan serta diri mereka sendiri lebih baik.

"Sejumlah besar beberapa anak sekarang tidak mempunyai tempat yang pas untuk buang daya serta agresi mereka. Coba dengan teratur terjebak dalam beberapa bentuk olahraga yang menyiapkan pendistribusian alami," kata Meenakshi.

Strategi supaya Anak Tidak Menantang Orang Tua

Waktu anak menantang memang senang membuat emosi ya, Bun. Tetapi, terapis keluarga Tricia Ferrara merekomendasikan orangtua untuk lakukan taktik 'serangan waktu setrika dingin' untuk hadapi anak yang menyukai menantang. Jika kita dalam keadaan hati 'panas' , tidak bisa banyak menolong.

Nah, bila anak tunjukkan tingkah laku yang tidak baik, peringatkan saja dengan gagasan serta ketentuan yang telah dibikin awalnya. Kata Tricia, ini akan menyebabkan anak untuk lakukan suatu yang memang mereka harus kerjakan.

"Di dalam rumah saya berlaku 'bertingkah tidak mendapatkan apa-apa," tutur Tricia diambil dari CNN.

Diluar itu, bunda dapat juga hadapi beberapa anak yang menyukai menantang lewat cara berikut ini:

1. Jangan berteriak, menghakimi, atau memperbandingkan anak kita dengan anak lain. Jangan berdebat waktu punyai urusan dengan anak serta belajar untuk hadapi mereka dengan cinta.

2. Contoh anak menantang waktu disuruh makan, coba berikan evaluasi yang menyenangkan serta mengajarkan mereka bagaimana triknya nikmati makan.

3. Kerjakan apa yang akan kita sebutkan ke anak. Orangtua butuh jadi teladan buat beberapa anak yang melihat tiap aksi mereka.

4. Komunikasi yang efisien serta jadi pendengar yang baik ialah kunci untuk mengerti anak.

0 komentar:

Posting Komentar