Minggu, 15 September 2019

Panduan buat Orang Tua supaya Anak Aman Waktu Berenang

Kecelakaan di kolam renang bisa jadi berlangsung setiap saat. Pasti, jadi orangtua, kita lah sebagai pelindung penting si kecil untuk menghindarkan kecelakaan di kolam renang. Seseorang ibu asal Texas, Renee Clayton share pengalamannya serta panduan berenang yang aman untuk anak nih, Bun.



Renee Clayton serta enam anaknya seringkali habiskan waktu berjam-jam di kolam renang di YMCA of Waco pada musim panas.

"Kami seringkali keluar sepanjang musim panas. Kami hadir seputar empat hari satu minggu selama musim panas. Itu tempat yang bagus untuk menentramkan diri serta beberapa penjaga kolam betul-betul baik," kata Renee diambil dari ABC Texas.

Renee akui suka serta menghormati beberapa penjaga disana, tetapi ia masih berupaya keras untuk jaga anak-anaknya ada di pengawasannya.

"Jangan meleng. Jangan membaca majalah atau buku. Saya pahami beberapa orang tua yang pilih duduk di pinggir kolam renang, mereka duduk serta santai serta tutup mata. Tapi bila ada beberapa anak di kolam renang, jangan dibiarkan itu berlangsung," papar Renee.

Renee mempunyai inspirasi ini sebab penjaga kolam yang berada di sana bekerja cuma untuk menghindarkan kecelakaan serta memberikan pertolongan dalam kondisi genting. Baginya, beberapa penjaga tidak selamanya ada jadi mata ke-2 seperti orangtua atau pengasuh anak.

Evan Bates, direktur olahraga air di YMCA of Waco menjelaskan orangtua harus jaga beberapa anak mereka serta mengajari ketrampilan berenang sebelum biarkan anak-anaknya masuk ke air.

"Satu hal yang tetap saya berikan pada orangtua ialah jangan sampai mengubah pandangan kita dari beberapa anak, walau cuma sedetik. Cuma memerlukan waktu 20 detik kondisi menjadi jelek. Hal yang lain ialah, bila kita sangsi, berikan mereka jaket pelampung," kata Evan.

Di kolam renang anak Renee tetap kenakan penampung. Terkadang saat beberapa anak berenang, Renee ikut-ikutan berenang. Tetapi, masih mengamati si kecil.

"Kita cuma harus siaga serta menampik panggilan telephone atau pengalih yang lain," tutup Renee.

Memang temani anak waktu berenang itu penting sekali, Bun. Buat anak kecil serta buat anak yang tidak yakin diri di air, orangtua selalu harus ada di air bersama dengan mereka. Anak yang semakin besar serta dapat berenang harus juga ditemani orang dewasa, teman dekat, atau kakak.

Berenang sendiri mungkin tidak terlihat seperti kegiatan beresiko, tetapi saat seseorang anak mendapatkan permasalahan di air, karena itu ia membutuhkan pertolongan selekasnya. Karenanya tetap temani anak ya, sampai kita kira ia dapat mandiri.

Tetapi kita butuh ingat , Bun, efek anak terbenam juga bisa berlangsung saat si kecil berenang di kolam plastik yang bisa ditiup-kempiskan sendiri di dalam rumah.

"Cuma beberapa inchi air saja di kolam plastik anak, itu cukup beresiko menenggelamkan anak. Sampai kini, kita seringkali berpikir efek anak terbenam cuma berlangsung di kolam renang yang luas, mempunyai kedalaman tersendiri, serta adalah sarana umum," papar Dr Nina Saphiro, direktur THT Anak di Mattel Children's Hospital of the University of California, Los Angeles, diambil dari Health Day.

0 komentar:

Posting Komentar