Sabtu, 20 Juli 2019

5 Cara Mudah Mengelola Sampah Agar Lingkungan Menjadi Lebih Bersih


Tanpa disadari bahwa sampah diproduksi setiap harinya. Sampah-sampah ini tentu saja dihasilkan dari aktivitas kita sehari-harinya. Misalnya dalam penggunaan tissue, bungkus-bungkus camilan, sisa-sisa makanan ringan, dan lain sebagainya. Sampah-sampah tersebut jika dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan yang baik, tentu saja akan menggunung dan mencemari lingkungan. Oleh sebab itu, kini banyak masyarakat yang melakukan langkah 3R, yaitu reduce reuse recycle.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik tentu akan membuat lingkungan menjadi kotor. Bayangkan saja jika ada sampah berton-ton yang menggunung di sekitaran komplek kamu. Tentu saja hal tersebut akan merusak pemandangan sekaligus membuat lingkungan menjadi kotor dan penuh penyakit. Penyakit yang ditimbulkan oleh sampah yang menggunung tentu saja bisa membahayakan kesehatan, seperti diare, penyakit kulit, dan lain sebagainya.
Selain sampah-sampah yang menggunung, ada juga sampah yang berserakan di jalanan maupun di selokan. Sampah-sampah tersebut tentu saja bisa menyumbat aliran air sehingga mengakibatkan banjir. Banjir tentu saja merupakan sebuah bencana yang sangat merugikan. Bayangkan saja, ratusan bahkan ribuan rumah tenggelam akibat banjir, sehingga menimbulkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Hal tersebut salah satunya diakibatkan oleh hal yang sepele, sampah.
Cara Mudah Mengelola Sampah
Untuk mengatasi keresahan ini, tentu saja sampah harus dikelola dengan baik. Lalu, bagaimana cara mudah untuk mengelola sampah? Simak ulasannya berikut ini.
  1. Memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya
Hal pertama yang bisa kamu lakukan yaitu dengan memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya. Secara umum, sampah dibagi ke dalam dua jenis, yaitu sampah organic dan sampah non organic. Sampah organic berisi sampah-sampah yang mudah untuk terurai dan mengalami dekomposisi, seperti sisa-sisa makanan, sayuran dan buah-buahan layu, ranting pohon, dedaunan, dan lain sebagainya.

Sedangkan sampah non organic berisi sampah-sampah yang tidak mudah terurai secara alami, seperti plastic, kaca, kaleng, besi, dan lain sebagainya. Dengan memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya, maka proses pengolahan sampah pun akan lebih mudah.

  1. Mengelola sampah organic
Cara mengolah sampah organic terbilang cukup mudah. Sampah organic bisa kamu jadikan sebagai pupuk kompos yang mana akan sangat bermanfaat bagi tanaman. Selain itu, pupuk kompos pun bisa dijadikan uang, yaitu dengan menjualnya kepada para petani yang membutuhkan. Dengan begitu, selain membuat lingkungan menjadi bersih, pengelolaan sampah organic pun bisa menghasilkan pundi-pundi uang.

  1. Mengelola sampah non organic
Sebagian sampah non organic yang masih bisa terpakai sebenarnya bisa didaur ulang menjadi barang baru. Misalnya, kamu bisa mengolah sampah botol plastik menjadi wadah-wadah tanaman atau tempat pensil, atau mengolah sampah-sampah besi menjadi sebuah karya seni yang sangat unik, seperti robot-robotan.

  1. 3R, reduce, reuse, recycle
Langkah yang satu ini tentu saja sudah tidak asing lagi. Reduce, reuse, recycle atau dikenal dengan istilah mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang merupakan salah satu langkah yang cukup efektif untuk mengurangi sampah. Kamu bisa mengurangi penggunaan barang-barang yang sekiranya dapat menghasilkan sampah, seperti menggunakan tas jinjing ketimbang menggunakan kantong kresek saat berbelanja. Kamu juga bisa menggunakan kembali barang yang bisa digunakan kembali.

Selain itu, lakukan lah daur ulang untuk mengurangi sampah, seperti mengolah kaleng bekas untuk tempat pensil, mengolah sampah organic menjadi kompos, dan lain-lain.
Dengan melakukan pengolahan sampah dengan baik dan teratur, maka lingkungan pun akan menjadi lebih bersih dan bebas dari sampah yang berserakan. Lakukan langkah Reduce reuse recycle mulai dari rumah sendiri. Jangan lupa juga untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.

0 komentar:

Posting Komentar